Search

Wednesday, August 17, 2022

AHY Ketum Parpol dan Kaesang Hobi Humor


 Indonesia merupakan negara besar dengan penduduk hampir 300 juta orang. Menjadi pimpinan negara sebesar Indonesia adalah hal yang luar biasa. Jangankan jadi pimpinan jadi orang yang digadang-gadang kandidat pimpinan saja adalah hal yang istimewa.

Umumnya mereka yang jadi kandidat Capres adalah orang yang sudah berumur. Seperti Megawati, Prabowo, Jokowi, SBY dan lain-lain. Jika muncul pemuda yang digadang-gadang jadi calon pemimpin di masa depan, tentu saja pemuda ini mempunyai keistimewaan.

Ketika Pilpres 2019 lalu nama AHY sempat mencuat disebut sebagai penerus sang ayah SBY mantan Presiden RI. Kini AHY jadi Ketua Umum Partai Demokrat penerus sang ayah. Tapi namanya seolah tenggelam tidak masuk kandidat Capres 2024. Elektabilitasnya kalah jauh dibandingkan Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Publik terkadang membandingkan AHY dengan putra Jokowi yakni Gibran Rakabuming yang kini jadi Walikota Solo. Sepertinya nama Gibran lebih berkibar, lebih disorot media, lebih diketahui pubik dan menjadi bahan topik perbincangan dibandingkan AHY.

Jangankan dengan Gibran, dibandingkan dengan Kaesang yang merupakan adik Gibran dan putra bungsu Presiden Jokowi saja, nama AHY sepertinya lebih jarang disorot media.

Padahal AHY merupakan Ketua Umum Partai Demokrat sedangkan Kaesang hanya pemuda suka humor, cuitan lucu, pemilik klub sepakbola dan sekarang mempunyai kekasih cantik Erina Gudono. Keberadaan dan kisah cinta Kaesang sepertinya lebih menarik perhatian publik daripada AHY sebagai politikus.

Nama AHY dinilai belum mempunyai nilai jual lebih untuk Partai Demokrat. Bahkan salah satu alasan mengapa Partai Demokrat (PD) belum menemukan mitra koalisi menjelang pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan presiden (Pilpres) 2024 adalah persoalan elektabilitas sang Ketua Umum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).


Elektabilitas AHY yang merupakan Ketua Umum Partai Demokrat, putra mantan Presiden SBY masih kalah oleh Ridwan Kamil. Dalam survei yang dilakukan Litbang Kompas yang dirilis pada 22 Juni 2022 lalu, elektabilitas AHY berada di posisi 6 dengan 3,1 persen. Tokoh lain dengan elektabilitas di atas AHY adalah Ridwan Kamil (3,4 persen), Sandiaga Uno (4,4 persen), Anies Baswedan (12,6 persen), Ganjar Pranowo (22 persen), dan Prabowo Subianto (25,3 persen).

Sepertinya popularitas AHY masih kalah dibandingkan Kaesang Pangarep. Putra bungsu Jokowi lebih sering jadi perhatian publik karena cukup sering masuk televisi dan sering juga masuk acara youtube para selebritis.

Ketika jadi CEO klub sepakbola di Solo masyarakat tanah air apalagi para pecinta sepakbola memusatkan perhatiannya pada Kaesang. Apalagi Persis Solo di bawah pimpinannya mampu masuk naik level ke Liga 1 Indonesia.

Kaesang semakin jadi sorotan publik berkaitan dengan kisah cintanya. Para gadis yang dekat dengannya menjadi bahan perbincangan. Apalagi sekarang Kaesang konon sedang menjalin hubungan spesial dengan gadis cantik Erina Gudono.

Jika ingin berkibar, AHY mungkin harus mencari cara agar menjadi perhatian publik. Tapi hati-hati jangan sampai melakukan hal yang tidak baik. Menjadi perhatian publik harus sesuatu yang positif jangan sampai merusak citra atau nama baiknya.

0 comments:

Post a Comment