Kinerja Jokowi selama jadi Presiden Republik Indonesia diakui banyak pihak. Bapak infrastruktur layak di sematkan kepada mantan Walikota Solo dan Bapak dari Walikota Solo saat ini.
Pembangunan jalan baik itu jalan tol maupun jalan nasional, jembatan besar, bandara, bendungan dan sebagainya terbentang luas dari Sabang sampai Merauke. Bahkan dengan program anggaran desa yang sangat besar membuat jalan-jalan di pedesaan menjadi lebih baik.
Proyek terakhir yang sangat besar bahkan dinilai beberapa pihak terlalu ambisius adalah proyek pemindahan Ibu Kota Negara. Jika sebelumnya pemindahan ibu kota hanya sebatas cerita, gagasan dan rumor belaka, di tangan Jokowi dieksekusi tanpa basa-basi.
Bahkan Jokowi nekad untuk menargetkan peringatan HUT RI di Ibu Kota Negara tahun 2024. Banyak pihak meragukan proyek Jokowi kali ini. Tetapi publik pun penasaran apakah proyek IKN ini akan menjadi warisan Jokowi yang dikenang sepanjang masa atau proyek satu-satunya yang mangkrak dan mencoreng nama baik Jokowi.
Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur kembali ditegaskan Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR pada Selasa (16/8). Ia ingin pembangunan IKN terus berlanjut.
Sejak awal, sejumlah kalangan mempertanyakan skema pembiayaan pembangunan dan pemindahan IKN. Sebab, nilainya cukup fantastis, yaitu sekitar Rp466 hingga Rp486 triliun.
Pemerintah berencana pembangunan IKN baru berasal dari tiga sumber, yaitu APBN, kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), serta pembiayaan dari pihak swasta.
Sepertinya Presiden Jokowi ingin meninggalkan legacy IKN yang selama ini belum tercapai dimimpikan oleh presiden pendahulunya. Jika melihat semangatnya yang sedemikian besar dan selama ini Jokowi dikenal jago eksekusi, patut dinanti hasilnya nanti.
Sikap Jokowi yang berkukuh membangun IKN merupakan upaya pembuktian diri sebagai "Bapak Infrastruktur". Jokowi ingin mempertahankan reputasi diri.
Jika saja proyek IKN ini gagal, maka hal itu akan menampar Jokowi dan akan merusak citra seorang Jokowi. Selama ini Jokowi dianggap banyak membangun infrastruktur tapi kalau IKN-nya tidak jadi, maka akan hancurlah reputasi Jokowi sebagai Presiden.
Kita cukup optimis jika proyek IKN akan sesuai dengan target. Jokowi sudah mengerahkan semuanya. Para pejabat negara seperti Ketua DPR/MPR, pimpinan IKN dan semua stakholder sudah dikerahkan. Tinggal menunggu hasilnya nanti.
Presiden Jokowi menginginkan dirinya dapat melaksanakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 79 di Ibu Kota Negara Nusantara tahun 2024 nanti.
Bisa kita bayangkan Indonesia akhirnya mempunyai Ibu Kota Negara baru yang dipelopori oleh Presiden Jokowi. Presiden pengganti Jokowi nanti harus mempunyai perhatian, semangat yang sama terhadap IKN. Karena pembangunannya membutuhkan waktu lebih lama.
Semoga saja IKN bisa terwujud sesuai dengan target dan rencana. Amien.



0 comments:
Post a Comment